James Brown   Leave a comment


James Joseph Brown, Jr. (3 Mei 1933 – 25 Desember 2006), sering digelari “The Godfather of Soul”, adalah seorang penghibur (penyanyi dan pemusik) dari Amerika Serikat yang diakui sebagai figur berpengaruh pada musik populer abad ke-20.

Jb-godfatherofsoul.jpg

Riwayat hidup

Kelahiran dan keluarga

Brown lahir pada 3 Mei 1933 di Barnwell, South Carolina (AS). Orangtuanya berpisah ketika ia baru berusia empat tahun. Ia tinggal di sebuah rumah bordil yang dijalankan oleh bibinya di Augusta, Georgia.

Ia tumbuh dalam kemiskinan dan kejahatan. Pada usia 16 tahun untuk pertama kali ia ditangkap lalu dijatuhi hukuman delapan hingga 16 tahun menjadi buruh kasar gara-gara melakukan perampokan bersenjata. Pada 1987, untuk kelima kalinya dalam 10 bulan, ia ditangkap karena mengonsumsi obat-obatan terlarang. Oleh istrinya, ia pernah dituduh telah melakukan penyerangan dan pemukulan. Pada tahun berikutnya, ia dihukum enam bulan penjara atas tudingan telah melakukan percobaan pembunuhan. Pada Februari 1991 ia dibebaskan dengan syarat ia tak akan lagi menggunakan atau memiliki senjata.

Brown menikah empat kali. Dengan istri terakhirnya, penyanyi latar Tommie Raye Hynie, ia dikaruniai seorang anak.[1]

Kematian

James Brown, artis musik legendaris AS yang telah membentuk R&B, funk, dan disko Amerika selama 50 tahun, meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Georgia (AS), Senin (25 Desember 2005), dalam usia 73 tahun.

Penyanyi, pencipta lagu, produser, aranjer, dan pemain keyboard itu mengembuskan napas terakhirnya karena komplikasi radang paru-paru. Berita duka tersebut disampaikan oleh Intrigue Music, agensinya. Menurut Intrigue Music, Brown meninggal dunia di Emory Crawford Long Hospital, Atlanta (Georgia), pada pukul 01.45 waktu setempat, karena, “Gagal jantung sebagai akibat dari radang paru-paru.”

[sunting] Karier bermusik

Awal berkarier

Brown memulai karier musiknya dengan The Gospel Starlighters pada 1955. Ia lalu bergabung dengan Bobby Byrd dalam The Avons dan kemudian masuk ke The Famous Flames, yang dikontrak oleh King Records. Please, Please, Please, single pertama Brown, dirilis pada 1956 dan mencapai posisi keenam pada tangga-tangga lagu R&B.

Try Me, lagu lain Brown, menjadi single R&B terlaris pada 1958. Try Me juga menjadi lagu pertama dari 17 lagu Brown yang mencapai puncak tangga-tangga lagu R&B hingga dua dekade berikutnya.

Dengan musiknya yang masuk ke wilayah mainstream, pada 1960-an ia berhasil menggalang penggemar yang lebih luas. Live at the Apollo, Vol.1 (1963) menempati urutan kedua tangga-tangga album. Pada 1965, ia merekam single Papa’s Got a Brand New Bag, yang menduduki puncak tangga-tangga lagu R&B selama delapan minggu dan masuk Top Ten untuk lagu-lagu pop. I Got You (I Feel Good), yang juga dirilis pada 1965, berada di nomor tiga dalam Top Ten.

Penggemarnya bertambah luas lagi dengan aksinya dalam film konser The T.A.M.I. Show (1964), yang juga menampilkan The Rolling Stones, Chuck Berry, dan The Supremes.

Pada akhir 1960-an, majalah Look menobatkan James Brown menjadi The Most Important Black Man in America. Pada 1970, Brown dan Byrd membentuk sebuah band baru, The JB’s, yang melibatkan pemain bas Bootsy Collins, gitaris yang juga saudara Bootsy, Phelphs “Catfish” Collins, dan peniup trombon Fred Wesley.

Lagu-lagu populer Brown pada 1970-an, antara lain, Hot Pants dan Get Up (I Feel Like Being A) Sex Machine. Pada dekade selanjutnya, ia mengenyam lebih lagi keberhasilan di jalur mainstream dan membuat cameo dalam sejumlah film seperti The Blues Brothers dan Doctor Detroit. Sejumlah lagunya bisa pula dinikmati sebagai soundtrack film dan tayangan televisi. Ia telah memusiki film Black Caesar (1973) dan membawakan lagu Living in America untuk film Sylvester Stallone, Rocky IV (1985). Living in America mendatangkan sebuah tropi Grammy baginya pada 1987.[1]

The Hardest Working Man in Show Business

Brown, yang menjuluki dirinya “Godfather of Soul“, juga dikenal sebagai “Soul Brother Number One” dan “The Hardest Working Man in Show Business“.

Ia masih terus tampil, setidaknya dalam 100 pertunjukan per tahun. Ia sempat pula manggung di Jakarta International Java Jazz Festival 2005 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center. Ia telah pula dijadwalkan akan menjadi penampil utama dalam sebuah pesta malam tahun baru yang akan digelar pada Minggu nanti (31/12) di B.B. King Blues Club and Grill di New York (AS).

Brown merupakan seorang artis musik besar yang menginspirasi banyak artis musik dari generasi-generasi yang berbeda, dari Mick Jagger, David Bowie, dan Michael Jackson, hingga para rapper yang amat mencontoh musiknya yang sangat nge-groove. Kekuatannya meluas sampai ke kehidupan politik dan budaya AS pada akhir 1960-an, ketika ia memberi suaranya untuk gerakan hak sipil lewat lagu-lagunya, antara lain, Say It Loud dan I’m Black and I’m Proud (1968).

Sepanjang hidupnya, Brown telah menerima sederet penghargaan. Sebut saja, dua tropi Grammy, sebuah Grammy Lifetime Achievement Award pada 1992, dan sebuah penghargaan bergengsi Kennedy Center Honors pada Desember 2003.

Posted 30/07/2010 by alpianchandra in Tokoh Penyanyi Terkenal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: